TRANSFORMASI DAN RESOLUSI KONFLIK BERBASIS ETNOPEDAGOGI: TINJAUAN LITERATUR INTEGRASI NILAI MULTIKULTURAL MELALUI PENDEKATAN ADAT BADAMAI
Abstract
Artikel ini mengkaji integrasi nilai multikultural dalam kerangka etnopedagogi melalui mekanisme Adat Badamai sebagai alternatif transformasi dan resolusi konflik di masyarakat majemuk Indonesia, mengingat kemajemukan sosial yang tidak dikelola dengan baik berpotensi memicu konflik horizontal, sementara mekanisme litigasi formal kerap gagal memulihkan hubungan sosial yang retak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan untuk mengeksplorasi dan mensintesiskan konsep-konsep teoretis mengenai keefektifan tradisi lokal dalam menyelesaikan ketegangan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa Adat Badamai memiliki tiga pilar utama efektivitas: pertama, kapasitas mentransformasikan hubungan sosial yang rusak menjadi harmonis melalui musyawarah dan mufakat; kedua, fungsi sebagai instrumen etnopedagogi yang menginternalisasi nilai-nilai kebajikan kewarganegaraan (civic virtue); dan ketiga, kontribusinya dalam membangun resiliensi sosial serta mencegah disintegrasi bangsa melalui penguatan modal sosial. Mekanisme ini menunjukkan keunggulan dialog kooperatif dan partisipasi aktif masyarakat dibandingkan dengan manajemen konflik konvensional yang bersifat adversarial dan legalistik. Temuan ini menegaskan bahwa kearifan lokal dapat diformulasikan menjadi model konseptual resolusi konflik berbasis etnopedagogi yang adaptif bagi konteks kemajemukan Indonesia secara lebih luas. Penelitian ini merekomendasikan integrasi Adat Badamai ke dalam pendidikan formal, kebijakan publik, dan hukum nasional untuk membangun fondasi perdamaian yang kokoh dan berkelanjutan di tengah kemajemukan Indonesia.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdu, M., & Mohammed, S. A. (2025). Theories, causes, and resolution mechanisms of ethnic and intercultural conflicts: A systematic literature review. VIDYA - A JOURNAL OF GUJARAT UNIVERSITY, 4(2), 377–381. https://doi.org/10.47413/sb8hb649
Alamudi, I. A., Syafiq, M., Abdillah, M. T., & Ramadhani, S. R. (2025). Adat Badamai sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Pemilu. SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum, 9(1), 64–75. https://doi.org/10.52266/sangaji.v9i1.4287
Arsal, T., Setyowati, D. L., & Hardati, P. (2022). The inheritance of local wisdom for maintaining peace in multicultural society. Journal of Aggression, Conflict and Peace Research, 15(2), 137–151. https://doi.org/10.1108/JACPR-01-2022-0673
Azeharie, S., Sari, W. P., & Irena, L. (2023). The potential of Singkawang city people from aspect of harmony. Jurnal Komunikasi, 14(2), 480–493. https://doi.org/10.24912/jk.v14i2.16971
Dewi, M. S. R., Wulan, S., & Hapidin, H. (2025). Pengembangan keterampilan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan permainan berbasis etnopedagogi. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(2), 1017–1025. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i2.1326
Diab, A. L., Pabbajah, M., Nurina Widyanti, R., Muthalib, L. M., & Fajar Widyatmoko, W. (2022). Accommodation of local wisdom in conflict resolution of Indonesia’s urban society. Cogent Social Sciences, 8(1), 2153413. https://doi.org/10.1080/23311886.2022.2153413
Efendi, N., & Atmarizon, D. (2022). Multiculturalisme dalam novel? Toleransi dalam novel di ndonesia. Jurnal Basicedu, 6(6), 10079–10085. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i6.4262
Fithriani, A., Faridah, F., Syarqawi, F., & Jahra, P. M. (2024). Pamali and multiculturalism: Islamic thought in preserving the rights of cultural customs in banjar society. Kawanua International Journal of Multicultural Studies, 5(1), 125–138. https://doi.org/10.30984/kijms.v5i1.1087
Hasan, A. (2020). Adat Badamai: Interaksi Hukum Islam dan Hukum Adat pada Masyarakat Banjar. Tahura Media.
Heryanti, B. R., & Sihotang, A. P. (2022). Model for ulayat land dispute resolution based on participatory justice in the era of sustainable development. Pandecta Research Law Journal, 17(1), 37–49. https://doi.org/10.15294/pandecta.v17i1.33299
Ibrahim, M. A., Hidayat, E. R., Alexandra, H. F., Widodo, P., & Saragih, H. J. (2023). Horizontal conflict resolution related to belief in religious tolerance in multi-cultural society in indonesia. International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS), 2(6), 1925–1929. https://doi.org/10.55227/ijhess.v2i6.525
Itmam, M. S., & Aouich, A. (2024). Legal politics of religious moderation and state defense policy at public universities. Justicia Islamica, 21(1), 87–110. https://doi.org/10.21154/justicia.v21i1.9242
Japar, M., Fadhillah, D. N., Komin, W., Kardiman, Y., Triyanto, T., & Sarkadi, S. (2022). The implementation of multiculturalism learning model based on local wisdom in civic education. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 19(2), 186–195. https://doi.org/10.21831/jc.v19i2.53547
Khairunnisa, Perdana, G. M. R. P., Rahmiati, Muslim, A. A., & Radini, M. (2025). Efektivitas penyelesaian sengketa hukum berbasis kearifan lokal budaya hukum adat badamai daerah kalimantan selatan. Wijaya Putra Law Review, 4(2), 175–188. https://doi.org/https://doi.org/10.38156/wplr.v4i2.323
Lase, F. (2022). Kesantunan tindak tutur dalam amaedola ononiha untuk mendidik peserta didik nilai-nilai karakter cerdas. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(2), 645–657. https://doi.org/10.56248/educativo.v1i2.86
Musahwi, M., & Pitriyani, P. (2022). Resolusi konflik perspektif Lewis A Coser (studi tentang “tradisi damai” masyarakat desa batu badak kecamatan marga sekampung kabupaten lampung timur). JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan, 8(2), 312. https://doi.org/10.24235/jy.v8i2.12020
Nainggolan, M., Halking, H., Hidayat, H., & Setiawan, D. (2023). Multicultural design based on interpersonal conflict resolution capability. Randwick International of Education and Linguistics Science Journal, 4(3), 815–822. https://doi.org/10.47175/rielsj.v4i3.811
Ningrum, O. S., Muhammad Ainul Yaqin, Hafsawati Dayana Zakiah Husin, & Mu’alimin. (2025). Definisi dan tingkatan konflik: Analisis konseptual dan kontekstual dengan pendekatan literatur review. QAYID : Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 232–239. https://doi.org/10.61104/qd.v1i2.539
Nurasiah, I., Marini, A., Nafiah, M., & Rachmawati, N. (2022). Nilai kearifan lokal: Projek paradigma baru program sekolah penggerak untuk mewujudkan profil pelajar pancasila. Jurnal Basicedu, 6(3), 3639–3648. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2727
Perdana, G. M. R. P., Khairunnisa, K., Rahmiati, R., & Muslim, A. A. (2026). Badamai sebagai model penyelesaian sengketa berbasis kearifan lokal: Kajian efektivitas budaya hukum adat di kabupaten banjar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 16423–16427. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4815
Puryanto, S. (2025). Conflict resolution education model based on pikukuh (MPRKBP): A strategy to strenghthen local wisdom-based learning in schools. Journal of Education Culture and Society, 16(1), 985–1006. https://doi.org/10.15503/jecs2025.2.985.1006
Putri, P. K. (2022). Manajemen konflik dan resolusi konflik: Sebuah pendekatan terhadap perdamaian. Papua Journal of Diplomacy and International Relations, 2(1), 16–34. https://doi.org/10.31957/pjdir.v2i1.1945
Rizqila, R. A. S., & Taupiqqurahman, T. (2024). Optimalisasi reforma agraria melalui pembentukan pengadilan khusus pertanahan. JURNAL USM LAW REVIEW, 7(1), 84–99. https://doi.org/10.26623/julr.v7i1.7904
Safira, N. (2025). The Integrasi Nilai Hukum Adat Badamai Masyarakat Banjar dalam Perancangan Peraturan Daerah Kalimantan Selatan sebagai Implementasi Keadilan Restoratif. Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(3), 1–15. https://doi.org/https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i3.2197
Sagir, A., Monady, H., Hasan, M., Abdul Majid, L., & Abidin, M. Z. (2024). Harmonizing conflicts: Integrating ilmu mukhtalif al-hadits and adat badamai approaches for conflict resolution in indonesia. Syariah: Jurnal Hukum Dan Pemikiran, 23(2), 205–226. https://doi.org/10.18592/sjhp.v23i2.12409
Setia, P., & Rahman, M. T. (2022). Socializing religious moderation and peace in the indonesian landscape. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 2(3), 333–340. https://doi.org/10.15575/jis.v2i3.17916
St.Hilaire, C. (2023). Framing Indigenous Perspectives through Emic and Etic Approaches. In S. Gbendazhi Barnabas (Ed.), Indigenous and Minority Populations—Perspectives From Scholars and Writers across the World. IntechOpen. https://doi.org/10.5772/intechopen.106728
Sukris, A., Hafidzi, A., Listiyani, N., Kolomoiets, T., & Khalid, A. (2025). Restorative justice principles in banjar customary inheritance disputes: A normative analysis of out-of-court settlement institutions through adat badamai. El-Mashlahah, 15(2), 415–436. https://doi.org/10.23971/el-mashlahah.v15i2.10047
Supriatna, M., Putra, E. D., Febriandi, R., Farokhah, L., Akbar, A., Abidin, Z., Lamandang, K. P., Mursalim, M., & Alman, A. (2023). Etnopedagogik Pendidikan Inklusif Berbasis Kearifan Lokal di Nusantara. Indonesia Emas Group.
Suyono, H., Fitroh, R., & Amanda, C. (2023). Model kepribadian multikultural perspektif resiliensi ego dan hubungan interpersonal. Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan, 5(2), 65–79. https://doi.org/10.26555/jptp.v5i2.25612
Winata, A. S., Putra, E. A., Firdausy, E. K., Kholafi, A. S. S., & Mu’alimin, M. (2025). Manajemen konflik dalam perspektif tahapan dan resolusi: Temuan sintesis dari literature review sistematis. Lokawati : Jurnal Penelitian Manajemen Dan Inovasi Riset, 3(6), 171–179. https://doi.org/10.61132/lokawati.v3i6.2310
Wulandari, T. (2020). Konsep dan Praksis Pendidikan Multikultural. UNY Press.
Yaqin, M. A. (2021). Pendidikan Multikultural. LKiS Pelangi Aksara.
Yasri, B., Lubis, A. R., Firmansyah, V., Gianto, G., Waras, N. G. T., & Aulia, K. N. (2024). Conflict resolution strategies in kampung naga indigenous community: Preserving tradition in the face of modernity. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 13(3), 663–671. https://doi.org/10.23887/jish.v13i3.84817
Yorlay, T. T. (2024). Exploration of local peace committees in community-based peacebuilding: Five african cases. Voice of the Publisher, 10(01), 64–82. https://doi.org/10.4236/vp.2024.101006
Zulaeha, M., Suprapto, Nurulita, L., & Falmelia, R. A. (2021). Characteristics of dispute resolution in wetland environment. Journal of Public Administration, Finance and Law, (19), 260–268. https://doi.org/10.47743/jopafl-2021-19-19
Zulkifli, Z., Maftuh, B., & Malihah, E. (2020). Pendidikan multikulturalisme sebagai resolusi konflik: Perspektif pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan, 10(2), 14–32. https://doi.org/10.35194/jpphk.v10i2.1049
DOI: https://doi.org/10.31932/jpk.v11i2.6758
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





