PERAN DIGITAL CITIZENSHIP DALAM MENGHADAPI DISINFORMASI DAN FAKE NEWS DI MEDIA SOSIAL: KAJIAN LITERATUR REVIEW

Reni Setiansyah, Prayoga Bestari, Pat Kurniati

Abstract


Meningkatnya penyebaran disinformasi dan berita palsu di media sosial menjadi tantangan serius bagi demokrasi dan partisipasi warga negara, sehingga diperlukan penguatan kewarganegaraan digital melalui literasi digital, kemampuan berpikir kritis, etika digital, dan tanggung jawab bermedia. Penelitian ini menganalisis peran kewarganegaraan digital dalam menghadapi disinformasi dan berita palsu di media sosial menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Literatur diidentifikasi, diseleksi, dinilai kelayakannya, dan diikutsertakan melalui penelusuran Google Scholar, yang menghasilkan 70 artikel pada tahap awal dan 25 artikel untuk analisis tematik setelah penghapusan artikel duplikat serta penerapan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewarganegaraan digital memperkuat literasi digital, kemampuan berpikir kritis, etika digital, dan verifikasi informasi (fact-checking), sehingga meningkatkan ketahanan individu terhadap disinformasi. Integrasinya dalam Pendidikan Kewarganegaraan juga mendukung pembentukan warga negara digital yang aktif, kritis, dan bertanggung jawab. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis literasi digital, etika digital, praktik verifikasi informasi, dan Pendidikan Kewarganegaraan sebagai kerangka terpadu dalam menghadapi disinformasi di Indonesia. Temuan ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan kebijakan, kurikulum, dan program literasi digital yang lebih efektif.


Keywords


digital citizenship; disinformation; fake news; digital literacy; Citizenship Education

Full Text:

PDF

References


Al Khansa, JN, Intan Maiyuni, NA, Azzahroh, NI, Shandiva, CN, Aini, AN, & Ghozali, I. (2024). Pendidikan Kewarganegaraan di Era Post-Truth : Menghapus Disinformasi dan Hoax. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat , 1 (3), Hal 231–253. https://doi.org/10.3342/jkepmas.v1i3.155

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Choi, M. (2016). A concept analysis of digital citizenship for democratic citizenship education in the internet age. Theory & Research in Social Education, 44(4), 565–607. https://doi.org/10.1080/00933104.2016.1210549

Cholifah, N., Sari, N., Ricky Rozzaqi, A., & Siswanto, S. (2026). Strategi pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk memperkuat literasi digital siswa. Jurnal Pendidikan, Kebudayaan dan Politik , 6 (2), 294–306. https://doi.org/10.24036/jecco.v6i2.98

Devi, L. S., Asmawi, M., & Khabibah, R. N. (2026). Political education and digital literacy: Strategies to counter disinformation in public space. Jambura Journal Civic Education, 6(1). https://doi.org/10.37905/jacedu.v6i1.38158

Dida, S., Hafiar, H., Kadiyono, A. L., & Lukman, S. (2021). Gender, education, and digital generations as determinants of attitudes toward health information for health workers in West Java, Indonesia. Heliyon, 7(1), e05916. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e05916

Dodi, D. J. W., & Amanda, N. P. (2026). Penguatan literasi demokrasi digital bagi generasi muda dalam menangkal disinformasi politik di era media sosial. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 1021–1027. Diperoleh dari https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/7739

Fatmawati, F., & Habibah, S. M. (2023). Aktualisasi praktik netizenship mahasiswa dalam good digital citizenship Indonesia. Pancasila: Jurnal Keindonesiaan, 3(1), 70–85. https://doi.org/10.52738/pjk.v3i1.120

Fardiah, D., Rinawati, R., Darmawan, F., Abdullah, A. R., & Lucky, K. (2020). Media literacy for dissemination anticipated fake news on social media. Mediator: Jurnal Komunikasi, 13(2), 278–289. https://doi.org/10.29313/mediator.v13i2.6624

Gushevinalti, G., Sakinah, N. I., & Ridiansyah, O. (2024). Improving the digital skills of young voters through education to prevent election hoaxes using the Kalimasada Mafindo application. Aktual: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 155–160. https://doi.org/10.58723/aktual.v2i3.262

Hendrizal, H., Laili, I., Darwianis, D., Nursi, M., & Daswarman, D. (2025). Penguatan civic literacy melalui media digital dalam pembelajaran PPKn. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 5(3), 2923–2930. https://doi.org/10.37081/jipdas.v5i3.3878

Kaka, M. A., Zebua, S. H., Bahagia, Y. A., Lisa, R. F., & Puja, A. (2025). Penggunaan media digital sebagai alat untuk meningkatkan literasi kewarganegaraan dan etika di kalangan remaja. Tumoutou Social Science Journal, 2(2), 116–123. https://www.kurniajurnal.com/index.php/tssj/article/download/430/846

Kristiawan, I., Umamy, E., & Hariati, T. (2026). Penguatan civic literacy mahasiswa melalui literasi digital dengan pendekatan design-based research. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI), 7(1), 143–155. https://doi.org/10.52060/jipti.v7i1.4028

Munandar, A., Japar, M., & Raharjo, R. (2026). Peran pendidikan kewarganegaraan digital dalam menghadapi hoaks dan disinformasi di era media sosial. CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 3(2), 132–138. https://doi.org/10.62710/6yratf27

Nanda, A. M. (2026). Kajian etika digital citizenship berbasis kearifan lokal: Bedah nilai Serat Sana Sunu. Ruang Kata, 6(1), 325–333. https://doi.org/10.53863/jrk.v6i01.2296

Nanda, V., & Budimansyah, D. (2020). Strengthening of digital media literacy-based character education on hoax news spreading to students (Case study on Citizenship Education learning in SMP Negeri 2 Bandung). Journal of Innovation in Educational and Cultural Research, 2(4), 283–290. https://doi.org/10.32535/jicp.v2i4.804

Nasoha, A. M. M., Pusparini, Z. D., Paujia, H., Saputri, V. D., & Anan, H. (2025). Pendidikan kewarganegaraan sebagai strategi counter disinformation di era post-truth. LITERA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(5), 873–887.

Nur, S., Yudhyarta, D. Y., Selviani, S., Zariah, S., & Lisa, H. (2026). Sosialisasi digital citizenship berbasis akhlak Pancasila dalam menangkal disinformasi bagi mahasiswa STAI Auliaurrasyidin Tembilahan Indragiri Hilir. Jurnal Pengabdian Sosial, 3(7), 673–680.

Nurrohmah, A., Qibtia, A. H., & Mutmainah, A. M. (2026). Literasi digital dan pencegahan hoaks di kalangan pelajar: Strategi edukasi dan efektivitas literasi digital dalam memerangi penyebaran hoaks. Jurnal Literasi Digital, 6(1), 1–10.

Page, M. J., et.al. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71

Pérez-Escolar, M., Lilleker, D., & Tapia-Frade, A. (2023). A systematic literature review of the phenomenon of disinformation and misinformation. Media and Communication, 11(2), 76–87. https://doi.org/10.17645/mac.v11i2.6453

Pertiwi, A., Pramudika, N. R., Isnaini, P., & Fikri, R. A. (2025). Membangun literasi digital peserta didik melalui Pendidikan Kewarganegaraan di era globalisasi media sosial. Indonesian Journal of Law and Justice, 2(1), 34–41. http://kurniajurnal.com/index.php/ijlj/article/download/432/855

Prasetiyo, W. H., Naidu, N. B. M., Tan, B. P., & Sumardjoko, B. (2021). Digital citizenship trend in educational sphere: A systematic review. International Journal of Evaluation and Research in Education, 10(4), 1192–1201. https://doi.org/10.11591/ijere.v10i4.21767

Putra, M. R. S., Maulana, A., & Putri, M. (2025). Digital literacy and active citizenship: Strengthening participatory democracy on social media. Public Policy: Jurnal Ilmu Sosial dan Kebijakan, 2(2), 156–170. https://doi.org/10.61166/policy.v2i2.29

Putro, G. A., & Tirza, J. (2026). Literasi digital sebagai pilar pembentukan karakter antihoaks di era post-truth. Artes Liberales: Journal of Humanities Studies, 2(2), 36–44. https://ojs.uph.edu/index.php/ArtLib/article/view/10838

Ribble, M. (2011). Digital citizenship in schools (2nd ed.). International Society for Technology in Education.

Rospitasari, M., Sholihah, L., Dewandaru, D. A. K., Bulan, W. R., & Wijaya, D. R. (2026). Transformasi etika digital: Membangun kewargaan digital kritis (critical digital citizenship) di tengah hegemoni algoritma. GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan, 13(5), 141–149. https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i5.872

Setyowati, F. I., Amaliah, N. A., & Irawan, A. D. (2026). Tinjauan etika warga digital dalam perspektif nilai Pancasila: A review of digital citizens’ ethics from the perspective of Pancasila values. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 13(1), 1–6. https://doi.org/10.29303/juridiksiam.v13i1.533

Siahaan, C., Nahria, N., & Tampubolon, M. (2021). Strategy for identification of hoax news in digital media in facing case of racism of Papua students in Indonesia. Technium Social Sciences Journal, 21, 420–430. https://doi.org/10.47577/tssj.v21i1.3959

Sitepu, Y. S., Harahap, H., & Trimurni, F. (2021). Digital literacy of social media users in Medan City in facing hoax. International Journal of Modern Trends in Social Sciences, 4(15), 74–83. https://doi.org/10.35631/IJMTSS.415009

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Supriyanto, A. (2026). Integrasi literasi digital dalam pembelajaran PPKn untuk pembentukan digital citizenship di era Society 5.0. JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 5(2), 29–36. https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol5.Iss2.2616

Valverde-Berrocoso, J., González-Fernández, A., & Acevedo-Borrega, J. (2022). Desinformación y multialfabetización: Una revisión sistemática de la literatura. Comunicar, 30(70), 97–110. https://doi.org/10.3916/C70-2022-08

Wulandari, E., Winarno, W., & Triyanto, T. (2021). Digital citizenship education: Shaping digital ethics in Society 5.0. Universal Journal of Educational Research, 9(5), 1059–1065. https://doi.org/10.13189/ujer.2021.090507

Xanderina, M., Putri, M. R. K., & Parhusip, J. (2024). Peran etika dalam pencegahan penyalahgunaan teknologi informasi pada media sosial. Jurnal Ilmiah Informatika dan Komputer, 1(2), 211–217. https://ejournal.rizaniamedia.com/index.php/informatech

Yanuartha, RA, & Hergianasari, P. (2025). Kewarganegaraan Digital dan Disinformasi: Peran Teknologi Pendidikan dalam Memperkuat Demokrasi di Indonesia. Dalam ICSSIET CONGRESS (Vol. 99, No. 107, hlm. 50). https://www.icssietcongress.com/_files/ugd/2a6f60_7157718e0ae141c7b7f0332e46397da6.pdf#page=62

Yue, A., Nekmat, E., & Beta, A. R. (2019). Digital literacy through digital citizenship: Online civic participation and public opinion evaluation of youth minorities in Southeast Asia. Media and Communication, 7(2), 100–114. https://doi.org/10.17645/mac.v7i2.1899

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. (2025). Komdigi identifikasi 1.923 konten hoaks sepanjang tahun 2024. https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/komdigi-identifikasi-1923-konten-hoaks-sepanjang-tahun-2024

Zahirah, A. (2025). The role of citizens in countering disinformation and hate speech on social media. CIVITAS (Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic), 11(2), 19–31. https://doi.org/10.36987/civitas.v11i2.7353

Zakiyah, A., Rahmawati, R. I., Amalia, R., Sasmita, R. D., Maydiyanti, P., & Ghozali, I. (2024). Kewarganegaraan digital di era post-truth: Menghadapi tantangan berita palsu di Indonesia. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 96–104. https://doi.org/10.3342/jkepmas.v1i2.121




DOI: https://doi.org/10.31932/jpk.v11i2.7444

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.