PROSES PENGEMBANGAN ASESMEN ALTERNATIF BERUPA PENILAIAN PRODUK PADA MATA KULIAH PEMBELAJARAN BAHASA JAWA DI SD

Endang Sri Maruti, Naniek Kusumawati

Abstract


Pada mata kuliah Pembelajaran Bahasa Jawa di SD, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk terampil dalam berbahasa Jawa dan tetapi juga harus terampil dalam mengajarkan Bahasa Jawa di SD. Untuk itu penilaian keterampilan merupakan komponen terpenting yang harus dilakukan oleh dosen untuk mengukur setiap detail keterampilan mahasiswa. Namun, kenyataannya penilaian dalam ranah ini belum dilakukan dengan menggunakan instrumen penilaian yang tepat, dosen masih melakukan proses penilaian secara langsung tanpa menggunakan instrumen sehingga penilaian lebih subjektif. Untuk itu, penelitian dan pengembangan produk instrumen penilaian keterampilan yang diintegrasikan dengan pemanfaatan teknologi perlu dilakukan. Instrumen penilaian produk berupa video desain pembelajaran bahasa Jawa yang dikembangkan dapat dijadikan solusi dan dapat dijadikan alternatif bagi dosen dalam melakukan proses penilaian keterampilan dalam pembelajaran Bahasa Jawa di SD. Penelitian pengembangan ini merujuk pada metode 4-D. Penelitian dimulai bulan Februari 2018 sampai November 2018. Data penelitian berupa hasil validasi. Adapun instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi dan angket respons siswa. Teknik pengumpulan data dengan teknik validasi dan observasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan skor rubrik penilaian dari validator untuk kategori struktur rubik adalah 3,67 (sangat baik), kategori organisasi penulisan aspek dalam rubrik penilaian adalah 4 (sangat baik),  dan kategori bahasa adalah 4 (sangat baik). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa rubrik penilaian dalam kategori baik dengan sedikit revisi dan dapat dapat digunakan.

Full Text:

PDF

References


Ahmadi dan Amri. 2010. Konstruksi Pengembangan Pembelajaran. Jakarta : Prestasi Pustaka.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Pengembangan : Suatu Pendekatan Praktik Edisi Revisi VI. Jakarta: Rineka Cipta.

Depdiknas. 2006. Pedoman Memilih dan Menyusun Bahan Ajar. Jakarta: Derektorat SMP, Derektorat jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Depdiknas.

Depdiknas. 2008. Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Depdiknas.

Ibrahim, Muslimin.2001. Model Pembelajaran Perangkat Menurut Jerolg E. Kemp & Thiagarajan. Surabaya: Faculty of Matematics and Science University Assosiates.

Meier, Dave.2002. The Accelerated Learning Handbook. Bandung: MMU (Mizan Media Utama).

Ratumanan, G.T, dan T. Laurens. 2006. Evaluasi Hasil Belajar Ynag Relevan Dengan Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. Bandung: CV. Alfabeta.

Riduwan. 2003. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Peneltian. Bandung: Alfabeta.

Riduwan. 2003. Dasar-dasar Statistika. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2005. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Bandung Rosdakarya.

Trianto. 2007. Model Pembelajaran Terpadu dalam Teori dan Praktik. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Trianto. 2011. Model Pembelajaran Terpadu: Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.

Prawiradilaga, Salma, Dewi. 2007. Prinsip Desain Pembelajaran Instructional Design Principles. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.




DOI: https://doi.org/10.31932/jpdp.v4i2.175

Article Metrics

Abstract view : 687 times
PDF - 383 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.